Wednesday, February 12, 2020

DRIVER LAMPU / BALLAST UNTUK DIJADIKAN SOS MINI




DRIVER LAMPU / BALLAST UNTUK DIJADIKAN SOS MINI





tampak atas


tampak bawah



       Jumpa lagi dengan Didik Gambios, pada kesempatan kali ini akan  kita bahas mengenai driver lampu / ballast yang saya ubah menjadi mini sos, driver yang saya ubah ini memakai system sos (self oscillation smps). Penerapannya sangat sederhana, Cuma kita harus menambahkan beberapa komponen tambahan.

       Pada sisi primer / hot area tambahkan fuse, EMI filter, kapasitor non polar 224/250v, elco 150uF/400v,  kapasitor  102/1k5v x2 untuk kopling  dari AC 220v ke CT/ ground, gunanya untuk mengurangi nois. Sedangkan  diode bridge pada driver bawaan sudah ada.

       Kemudian  jika kita ingin merubah voltase yang kita inginkan kita harus merubah lilitan pada tafo utama. Output aslinya adalah 12v-16v. Pada driver ini pada primer adalah 84 lilit dengan diameter 0,35mm, sedangkan untuk sekundernya adalah 9 lilit dengan diameter 1mm. Saya lilit pada sekundernya saja dengan email 0,8mm sebanyak 17 lilit untuk 25v, karena  saya ingin CT maka saya lilit dobel. Saya kurangi ukuran diameter kawat karena koker kecil tidak muat jika memakai 1mm.

       Pada  trafo osc toroid juga perlu dirubah karena  dengan yang asli saat test pada beban lebih osc berhenti, jadi output tidak keluar. Lilitan osc bawaan adalah 2:2:1, maka saya tambahkan 1 lilit untuk menambah tegangan yang masuk pada masing masing transistor menjadi 3:3:1, hasilnya saat beban lebih tidak mati. Kelebihan driver ini saat tanpa beban atau short akan langsung padam, jadi aman untuk transistor. Maka jika untuk pemakaian yang standby perlu menambahkan dumyload, antara 220ohm – 1k5.

       Pada  sisi sekunder / cold area tambahkan diode ultra fast x4, harus diode jenis fast recovery karena outputnya berfrekuensi tinggi. Tambahkan juga inductor (saya memakai copotan bekas psu computer) sebagai filter sinyal liar yg mungkin keluar (ripple). Elco 2200uF/50v x2. Resistor 2k2-4k7 sebagai r beban. Indikator nyala led seri dengan 10k ke + dan -. Pasang C kopling 102/1k5v dari CT ke negative primer, agar tegangan stabil, dan mengurangi noise. Pakai kapasitor yang bagus, biasanya kebocoran pada kapasitor ini menyebabkan output smps agak / nyettrum.

       Cukup  bertenaga untuk supply amplifier OCL 150w rumahan, arus yang dihasilkan kurang lebih 3-5A, dan tegangan cukup stabil.

       Berikut skema driver yang sudah dimodifikasi :



Skema driver



Gambar jalur driver asli

       Atau para teman teman yang ingin membuat sendiri bisa mengaplikasikan skemanya. Bisa memakai copotan mesin LHE yang wattnya agak besar misanya 40w atau 60w dst. Untuk trafo utama bisa memakai copotan trafo ferit psu computer, yang penting trafo ferit yang non gap. Perlu diperhatikan juga awal lilitan pada trafo utama maupun toroid osc, ini sangat penting, jika salah smps akan gagal start. Tanda titik pada trafo utama dan osc sebagai tanda awal lilitan. CCW(counter clock wise) untuk berlawanan arah jarum jam, CW(clock wise) untuk searah jarum jam.

       Dalam merakit dan menerapkannya harus hati hati, tegangan tinggi. Juga harus teliti pada setiap jalur yang kita buat.

       Untuk kurang jelasnya bisa bertanya pada kolom komentar, cukup sekian dan terima kasih. Semoga bermanfaat!!

Wednesday, October 9, 2019

Tone Control Parametrik / Mixer Channel JRC4558



     Ketika kita menyalakan sebuah musik atau video dengan lagu tentunya akan sangat menyenangkan jika suara audionya sesuai selera kita dan bisa kita setel sesuai keinginan. Pada postingan kali ini saya ingin share Tone Control Parametrik yang komplit settingan tone-nya, bisa juga untuk channel mixer.

     Untuk lebih jelasnya kita lihat penampakannya.


     Untuk pemakaian channel mixer menggunakan layout ini:



layout mirror



tata letak



tampak atas


     Kalian bisa menambahkan output sesuai selera, atau memodifikasi, tapi sesuai gambar sudah lebih dari cukup. Sedangkan kalau hanya untuk tone control amplifier atau untuk tone parametrik bisa memakai yang ini, cuma ada sedikit perbedaan.





layout mirror



tata letak




tampak atas


     Pada gambar sebelah kiri atas terdapat resistor optional 47k, digunakan bila kita ingin menaruh volume setelah tone control menuju amplifier, dengan mencopot potensio disebelahnya.
     Dengan tone ini kita bisa set sesuai selera, tidak hanya terbatas pada bass dan treble saja, jadi bisa lebih berkarakter. pada dasarnya saya posting agar tidak hilang atau lupa, tapi bagi rekan rekan yang ingin mencoba silahkan, dijamin nyuss, hehe...
     Demikian semoga bisa bermanfaat untuk semua.

 

Wednesday, June 19, 2019

Power Amplifier OCL Mini

Power Amplifier OCL Mini



     Sudah lama tidak ngeblog nih. Jumpa lagi sama sedulur semua. Kali ini saya akan share tentang power mini lagi, tetapi ini jenis OCL.

     Sudah ditest dan hasilnya cukup kuat dan jernih, mampu diberi tegangan hingga 45vct. Itu pun belum di TEF. Untuk rumahan sudah cukup mumpuni. Walau cuma sedikit komponen tidak kalah sama ocl yang standar. Yuk, kita lihat penampakannya.






      Gunakan selalu komponen yang berkualitas. Untuk transistor differensial usahakan memiliki Hfe yang sama. Kit ini juga bisa dimodif sesuai selera, bisa juga untuk eksperimen.

      Semoga bermanfat ya...

Saturday, February 16, 2019

MINI AMPLIFIER TDA 2030 - 2050



Mini Amplifier TDA 2030-2050


    Assalamu'alaikum wr wb.

    Mini amplifier yang akan saya share kali ini sangat sederhana, karena tidak terlalu banyak komponen yang digunakan, dan mudah dicari di pasaran. Yaitu TDA  2030 / 2050, yang memiliki suara cukup lumayan.

    Dengan supply tunggal (+ -) ataupun simetris (+ ct -), tergantung keinginan kita. Langsung saja kita lihat gambar skemanya.




Supply dengan dc tunggal




Supply dengan dc simetris



    Nah, untuk mendapatkan daya out yang lebih besar bisa dengan sistem btl, yaitu menggabungkan 2 ic TDA stereo menjadi mono / satu output. Disini saya hanya punya btl dengan dc simetris,btl dengan r-jumper. Berikut gambar skemanya.




skema tda btl



    TDA 2030 dan TDA 2050 adalah satu type amplifier, hanya wattnya saja yang berbeda, bisa diaplikasikan tanpa merubah ukuran komponen. Sudah cukup lumayan untuk dalam ruangan.
    Semoga dapat difahami gambar skemanya, maaf kalau jelek yaa, hehehe... Terimakasih sudah mampir di blog saya yang sederhana ini, dan semoga bermanfaat.
    Wassalamu'alaikum.


Saturday, December 8, 2018

POWER AMPLIFIER 200 WATTS QUASY



 Assalamualaikum.

   Sesuai dengan judul postingan kali ini yaitu Power Amplifier 200 watt Quasy, yaitu power amplifier yang menggunakan satu macam type transistor pada finalnya. Disini saya menggunakan transistor jenis NPN yaitu C3182n. Transistor ini bisa disubtitusi dengan type yang lain, yang penting jenis NPN. Amplifier ini tetap menggunakan supply dc simetris (+, -, dan ct)

   Mungkin banyak dari anda yang mencari cari rangkaian amplifier query di internet, banyak juga sih, tapi akan berbeda dengan yang ini, hehe... Ini adalah gambar saya sendiri dengan bantuan express pcb. Harap maklum kalau kurang bagus ya.

   Karakter dari rangkaian ini adalah flat, saya pilih ini karena karakter ini bisa untuk high, mid, maupun low, tergantung aksesori yang dipakai, tetapi belum cocok untuk sub ya,,,
Nah, berikut ini penampakanya, ukuran pcb 10cm x 7.5cm.















   Pada gambar tersebut sudah saya sertakan komponennya, tinggal mengikuti. Daya yang dihasilkan tergantung part yang dipakai, anda bisa sedikit improv sendiri. Cukup sekian saja, selamat berkarya.

Friday, November 9, 2018

MODUL PWM SMPS HALFBRIDGE TL494



      Asalamu'alaikum.

      Nah, pada kesempatan kali ini saya ingin membagikan layout modul pwm untuk smps HB, tapi disini hanya pwm nya saja. Untuk bagian primer, lilitan trafo ferit, bagian sekunder dan lain lain akan saya share di lain waktu.
      Alasan saya posting agar saya tidak lupa,,. saya desain sendiri layout dan tata letaknya. Skema ini hampir mirip dengan smps yang ada pada dispenser pendingin,. tetapi disini bisa di adjust voltnya.
      Untuk daya smps sendiri tergantung pada komponen yang digunakan, apakah itu emi filter bagian primer, dioda primer, mosfet, ukuran core ferit, kawat email, dioda sekunder dan lain lainnya.
      Untuk pcb smpsnya belum saya desain karena keterbatasan waktu. Berikut layout pwmnya.

















      Untuk ukuran pcb bisa pakai 9cm  x 6cm, atau bisa disesuaikan dulu ukuran kaki ic tl494, kalau komponen yang lain bisa ngikut ukuran ic nya. Semoga bisa bermanfaat.

Thursday, November 8, 2018

Skema optocoupler adjust untuk SMPS



Skema opto yg simpel dan bisa untuk adjust.






Sudah diuji coba pada smps gacun dan psu atx type fbt forward. Dan lulus uji. 
Semoga bermanfaat.

Dinamo Kipas Radiator Kawasaki Ninja 250R | Cara Servis Dinamo Kipas Rad...

Cara Servis Dinamo Kipas Radiator Kawasaki Ninja 250R Assalamualaikum. Lama sekali tidak posting, ya ini biar tidak lupa saja, siapa tahu be...